Jumat, 24 Mei 2019 | 22:51 WIB

BI Atur Standarisasi QR Code

Finansial 26 Juni 2018 Taslimahudin 64


QR Code

QR Code


Makro.id – Bank Indonesia akan segera merilis aturan mengenai standarisasi Quick Response (QR) Code. Beleid ini disusun BI bersama dengan sejumlah Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Perbankan dan Teknologi Finansial (tekfin).

“Standar QR code tengah kami susun bersama Bank dan Tekfin. Akan segera dirilis,” katanya di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Saat ini produk QR Code sudah banyak digunakan oleh sejumlah industri jasa keuangan. Namun masing-masing menggunakan standar berbeda. Dengan standart yang beragam, satu kode tak bisa dipakai semua penyelenggara.

Ketua Umum ASPI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, dengan dikeluarkannya standar yang seragam oleh Bank Indonesia, maka masalah tersebut akan selesai. Satu kode bisa dipakai oleh semua penyelenggara.

“Mumpung QR code baru, harus  distandardisasi,” ujarnya.

Nantinya, BI juga akan melakukan beberapa pilot project terbatas mengenai penerapan QR Code dengan standart baru. Pesertanya adlah perbankan yang telah menggunakan QR Code, atau yang tengah mengembangkan teknologi pembayaran berbasis QR Code.

Bank Permata bersama 7 bank lain ditunjuk oleh Bank Indonesia sebagai proyek percontohan untuk pembayaran QR code.

Direktur Teknologi dan Operasi PT Bank Permata Tbk Abdy Dharma Salimin mengatakan, Nantinya pembayaran melalui QR code akan saling terhubung antara satu bank dengan bank lain, seperti konsep ATM dan EDC yang diatur dalam program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) saat ini.

“Kami harap QR code meluncur tahun ini. Kalau BI launch kami dapat benefit karena konsepnya open loop,” jelasnya.

Bank lain nyang sedang mengajukan permohonan QR code adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim). Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha mengatakan, pihaknya tengah dalam proses pemenuhan beberapa syarat.

“Perseroan juga sudah melapor ke Bank Indonesia,” ujarnya.

Sektor pertama yang akan diaplikasikan melalui teknologi tersebut adalah jalan tol. Dia berharap, nasabah yang rutin melalui jalan tol di Jawa Timur dapat membayar menggunakan QR code Bank Jatim.

Terkait rencana BI membuat standar QR code, Ferdian mengatakan pihaknya mendukung. Namun, dia berharap ada sosialisasi terlebih dahulu.

 

Sumber: bisnis.com




Top