Sabtu, 20 April 2019 | 06:17 WIB

Bila Ada Judi Bola dan Pengaturan Skor, Menpora Bakal Bekukan PSSI Lagi

Olahraga 24 Juli 2018 Taslimahudin 4


Menpora Imam Nahrawi (Sumber Internet)

Makro.id - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, meminta agar PSSI berada di jalur yang benar dalam pengembangan sepakbola nasional. Imam menegaskan tak akan memberikan toleransi kepada PSSI jika nantinya terbukti ada pelanggaran berulang yang ditemukan.

Imam pernah membekukan PSSI pada 2015 lalu. Ketika itu pembekuan dilakukan karena menganggap PSSI bandel dalam proses penyelenggaraan kompetisi QNB League. Pembekuan PSSI juga didasari atas alasan jadi sarang praktik judi dan pengaturan skor.

Campur tangan Imam terhadap kegiatan PSSI berujung pada sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Indonesia. Selama setahun pula, sepakbola Indonesia hidup diselimuti sanksi.

Imam menilai saat ini praktik judi bola dan pengaturan skor masih eksis. 

"Selamanya, judi haram dan memang masih ada yang macam-macam di sepakbola sampai sekarang. Kalau masih ada, siap-siap saja menghadapi pembekuan lagi," ujar Imam, dikutip dari viva.com dari laman, msn.com, Selasa (24/7/2018).

"Dulu, kami bekukan PSSI karena banyak judi di sana. Sekarang, harus steril, tak boleh ada lagi pengaturan skor. Tidak boleh lagi ada main mata, apalagi sepakbola gajah. Karena itu merusak moral, sportivitas, dan mental para pemain dan tentu orang-orang yang terlibat dalam bola," lanjutnya.

Kejujuran, diharapkan Imam, terus dipegang PSSI. Terlebih, PSSI punya tugas besar di semester kedua 2018.

Asian Games menjadi agenda terdekat PSSI. Diharapkan Imam, PSSI bisa menyiapkan Timnas yang tangguh dan mampu menembus prestasi terbaik. 

sumber;viva.com (https://www.msn.com/id-id/olahraga/sepak-bola/ultimatum-menpora-bekukan-pssi-lagi/ar-BBL10t2?li=AAfukE3)




Top