Rabu, 19 Juni 2019 | 15:09 WIB

Ekonomi Kepri Tumbuh 4,51 Persen Triwulan II

Pertumbuhan Ekonomi 12 Agustus 2018 Taslimahudin 15


Investasi Batam

Investasi Batam


Makro.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) triwulan II 2018 (yoy) mengalami pertumbuhan sebesar 4,51%. Diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp62,80 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp42,80 triliun.

Pertumbuhan pada triwulan ini terutama didorong oleh pertumbuhan kategori Konstruksi yang memberikan andil pertumbuhan sebesar 1,61%. Sementara bila dilihat dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi terutama didorong oleh komponen pembentukan modal tetap bruto yang mempunyai andil terhadap pertumbuhan sebesar 2,93%.

Ekonomi Kepri triwulan II 2018 dibandingkan dengan triwulan I 2018 (q-to-q) tumbuh sebesar 1,22%. Dari sisi produksi, kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar adalah kategori Transportasi dan Pergudangan yaitu sebesar 0,38%. 

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan pada triwulan ini terutama disebabkan oleh pengeluaran konsumsi pemerintah yang mempunyai andil sebesar 2,40% dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang mempunyai andil sebesar 0,87%.

Sementara BPS juga mencatat pertumbuhan ekonomi semester I tahun 2018 Kepri mencapai 4,49%. Dalam lingkup regional, PDRB Kepulauan Riau triwulan II-2018 memberikan kontribusi sebesar 7,79% dan berada pada urutan kelima terhadap PDRB Pulau Sumatera.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan capaian pertumbuhan 4,51% pada triwulan II tidak terlepas dari dorongan investasi (pembentukan modal tetap bruto – PMTB) yang tumbuh cukup signifikan, yaitu 7,68 %. 

Pada semester II, harus didorong lebih kencang lagi. Dengan adanya investasi baru yang telah masuk via sistem i23j, dan telah diganti dengan sistem OSS, ada optimisme investasi akan tumbuh lebih kencang lagi.

"Kami menyambut bak dengan angka pertumbuhan ekonomi ini. Tren positif ini tentu diharapkan bisa berlanjut, sehingga apa yang ditargetkan bisa tumbuh rata-rata di atas nasional bisa tercapai," kata Lukita.

Dijelaskannya bahwa pihaknya tidak boleh lengah, masih banyak langkah-langkah yang menurut dia perlu dilakukan untuk mendorong semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi Batam. Tahun 2018 ini pihaknya menargetkan bisa tumbuh diatas 5 persen.

(imr)

Editor : Taslimahudin




Top