Sabtu, 20 April 2019 | 06:17 WIB

Waduk Sei Harapan Mengkhawatirkan

Ragam 15 April 2019 Taslimahudin 4


Kondisi waduk Sei Harapan Mengering Foto/dokumentasi ATB

MAKRO.ID - Waduk Sungai Harapan salah satu primadona andalan Kota Batam. Dahulu jadi harapan, sekarang kondisinya mengkhawatirkan. Tak nampak lagi pemandangan teduh di area permukaan waduk. Kondisinya kini cukup memprihatinkan. Sepanjang penglihatan, bagian-bagian tanah kuning di sekeliling waduk semakin luas.

Genangan air hanya terlihat berada di bagian tengah waduk. Hal tersebut menandakan ketersediaan air baku yang ada semakin surut. Surutnya air baku di dalam waduk, dipengaruhi oleh beberapa faktor yang signifikan, diantaranya sedimentasi (pendangkalan) mencapai 1 juta m3 per 2017. Kondisinya saat ini sudah masuk dalam tahap waspada.

"Level air dalam waduk makin surut. Ini bisa mengakibatkan terganggunya produksi apabila air baku tidak mencukup,"kata Maria Jacobus Head of Corporate Secretary ATB, Minggu (14/4)

Sedimentasi sendiri membuat daya tampung waduk jadi berkurang mencapai setengahnya sampai saat ini. Pendangkalan terus terjadi ditambah kurangnya intensitas hujan yang turun, terutama di wilayah waduk. Sejak tiga bulan terakhir curah hujan turun hanya 136 mm, angka tersebut jauh dari intensitas normal diangka 500 mm.

Untuk memperpanjang umur ketersediaan air waduk Sungai Harapan, maka ATB harus melakukan penghentian produksi WTP Harapan. Kondisinya air baku yang tidak ada, tentu ATB tidak bisa berproduksi. Apabila sudah dilevel -2,5 meter, ATB akan lakukan penggiliran produksi air bersih, mau tidak mau akan dilakukan rationing.

"Apabila penggiliran produksi IPA Harapan terjadi, adalah pilihan yang tidak bisa dihindari," katanya.

Setidaknya kata Maria, dengan penggiliran produksi umur waduk masih bisa bertahan. Namun juga sebaliknya, apabila tidak dilakukan penggiliran, umur waduk di pastikan hanya sesaat dan bisa menjadi masalah yang besar bagi ketersediaan air bersih di Batam. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama.

Manager Produksi ATB, Estiyudo Listyadi mengatakan level waduk Harapan saat ini berada diangka -2,3 meter diatas permukaan spillway. Batas tersebut sudah masuk dalam tahap waspada. Apabila level waduk mencapai pada angka – (minus) 2,5 meter dari permukaan spillway, IPA Sei Harapan dilakukan penggiliran produksi (rationing).

"Curah hujan hanya sepertiga dari kondisi normal, kondisi ini cukup mengkhawatirkan. Waduk Harapan tidak lagi handal, akan berpengaruh kepada produksi air bersih, kondisi waduk Sei Harapan saat ini jelas belum pada performa terbaiknya," kata Estiyudo. (IMR)

 

Editor : Taslimahudin




Top