Imbas Pandemi, Pengangguran Meningkat

Suasana Multi Purpose Hall Batamindo, beberapa waktu lalu. Pandemi Covid-19 sebabkan jumlah pengangguran semakin meningkat. Foto : Batam Pos

MAKRO.ID, BATAM – Pandemi Covid-19 benar-benar memporak-porandakan sektor tenaga kerja di Batam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kepri mengalami peningkatan.

TPT pada Agustus 2020 mengalami peningkatan sebesar 2,85 persen poin dibanding Agustus 2019. Saat ini, tingkat TPT sebesar 10,34 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Agus Sudibyo mengatakan TPT bertambah karena pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret lalu.

“Terdapat 288.549 orang (16,87 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (42.210 orang), bukan angkatan kerja (BAK) karena Covid-19 (8.587 orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (12.568 orang) dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (225.184 orang),” katanya baru-baru ini.

Meski pengangguran bertambah, Data BPS juga menunjukkan jumlah angkatan kerja hingga Agustus sebanyak 1.133.776 orang, naik 64.802 orang dibanding Agustus 2019. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga naik sebesar 1,59 persen poin.

Dari jumlah tersebut, penduduk yang bekerja sebanyak 1.016.600 orang atau naik sebanyak 27.783 orang dari Agustus 2019. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja, yakni pertanian (1,39 persen poin) dan jasa pendidikan (1,28 persen poin). Sedangkan lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada industri pengolahan (1,15 persen poin) dan konstruksi (0,92 persen poin).

Selanjutnya, sebanyak 656.634 orang (64,59 persen) bekerja pada kegiatan formal, turun 5,84 persen poin dibanding Agustus 2019. Sedangkan persentase pekerja informal mengalam kenaikan sebesar 5,84 persen poin.

Berdasarkan status pekerjaan utamanya, penduduk bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai pada Agustus 2020 masih mendominasi komposisi tenaga kerja di Kepri yaitu sebesar 60,94 persen. Walaupun demikian, penduduk bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai ini mengalami penurunan tertinggi yaitu sebesar 5,46 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2019. Sedangkan status pekerjaan utama yang mengalami peningkatan tertinggi yaitu berusaha sendiri meningkat 2,51 persen poin, dan pekerja keluarga/tak dibayar yang meningkat sebesar 2,23 persen poin.

Next Post

Kemenkes Sediakan Layanan Registrasi Penerima Vaksinasi Covid-19 Via WhatsApp

Sat Jan 16 , 2021
MAKRO.ID, JAKARTA – Penerima vaksinasi Covid-19 dapat melakukan registrasi melalui Chatbot WhatsApp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mdengan tujuan mempermudah penerima vaksinasi Covid-19 melakukan registrasi di mana pun. Namun, saat ini registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang terverifikasi dapat […]
Wali Kota Batam

bp-batam

%d bloggers like this: