Serapan Anggaran BP Batam Pada Tahun 2020 Hanya 74 Persen

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo, saat memberikan arahan kepada para peserta Bimtek dan Pendampingan Penyusunan Proses Bisnis dan SOP Administrasi Pemerintah di Lingkungan BP Batam, Selasa (26/1/2021). Foto: BP Batam

MAKRO.ID, BATAM – Serapan anggaran Badan Pengusahaan (BP) Batam pada tahun 2020 hanya mencapai 74 persen.

Hal ini disampaikan Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo, saat memberikan arahan kepada para peserta
Bimbingan Teknis dan Pendampingan Penyusunan Proses Bisnis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintah di Lingkungan BP Batam, Selasa (26/1/2021).

“Yang menjadi salah satu hambatan di BP Batam selama ini adalah masalah serapan. Pada 2020, hanya mencapai 74 persen. Pada 2021, Kepala BP Batam telah menargetkan sekitar 95 persen. Dan ini harus kita capai bersama. Siapa yang tidak bisa melaksanakan, maka akan kita ganti. Nah, ini akan kita kawal terus,” ujarnya.

Kata dia, dengan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) yang baru diharapkan unit kerja yang berkaitan dengan proses bisnis mampu menggambarkan secara utuh.
Mulai dari input, proses, hingga output-nya yang berdampak pada outcome, dalam hal ini pelanggan atau para pemangku kepentingan BP Batam.

Kepala Biro SDM dan Organisasi BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, kegiatan penyusunan peta proses bisnis ini bertujuan agar instansi pemerintah mampu melaksanakan tugas dan fungsi secara efektif dan efisien.

Dnegan harapan dapat mencapai visi dan misi organisasi, sesuai dengan amanat Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Penyusunan Peta Proses Bisnis Instansi Pemerintah.

Sedangkan pembuatan SOP lanjutnya, bertujuan untuk memberikan pedoman bagi instansi dalam mengidentifikasi, merumuskan, menyusun, mengembangkan, memonitor, dan mengevaluasi sesuai dengan tugas dan fungsi organisasi.
Sejalan dengan amanat Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 35 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan.

“Mengingat adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK), agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan yang dimiliki satu unit kerja dengan yang lainnya, serta untuk kejelasan, kemudahan, efisiensi dan efektivitas, maka Bimtek pada hari ini sangatlah penting bagi BP Batam,” ujar Lilik.

Pada Bimtek tersebut ini menghadirkan Analis Kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Juan Handy dan Eko Prihandoko.

Kedua narasumber tersebut menyampaikan implementasi kebijakan, penyusunan peta proses bisnis, penyusunan SOP-AP, monitoring dan evaluasi SOP, yang disampaikan secara virtual.(***)

Next Post

40 Pimpinan Bank Buat Seragam Berbahan Dasar Batik Batam

Sel Jan 26 , 2021
MAKRO.ID, BATAM – Sebanyak 40 pimpinan bank di Kota Batam membuat seragam khusus berbahan dasar batik batam. Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Kepri, Musni Hardi K Atmaja, mendukung langkah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam mengembangkan batik khas Batam. “Kita sangat mengapresiasi kinerja Dekranasda Kota Batam dalam mengembangkan dan […]

bp-batam

%d blogger menyukai ini: