Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam Menuju Green Hospital

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin (kanan) bersama Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim (kiri) dan Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSBP Batam, Andi Yunus; Wakil Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Muhammad Askar berfoto bersama setelah pencanangan gerakan “RSBP Batam Menuju Green Hospital. Foto: BP Batam

MAKRO.ID, BATAM – RSBP Batam mencanangkan gerakan “RSBP Batam Menuju Green Hospital”, pada Jumat (7/5/2021) pagi, di Lobby Utama Gedung B RSBP Batam.

Hal ini sebagai komitmen dari RSBP Batam dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memberikan sumbangsih yang baik untuk pelayanan yang ramah terhadap lingkungan.

Adapun ruang lingkup implementasi Green Hospital RSBP Batam ini adalah seluruh area kawasan RSBP Batam, meliputi Gedung A, Gedung B, Gedung C, Gedung D dan seluruh area hijau yang menjadi tanggung jawab RSBP Batam.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, merespon positif upaya yang dilakukan jajaran RSBP Batam dengan mencanangkan gerakan RSBP Batam Menuju Green Hospital.

Menurutnya, ini akan sangat mendukung rencana besar BP Batam untuk menjadikan RSBP Batam sebagai bagian dari KEK Kesehatan yang saat ini tengah disiapkan.

Syahril mengatakan, pihaknya saat ini sedang bersiap diri secara administrasi dan fasilitas untuk menjadikan Batam sebagai destinasi dan rujukan masyarakat Indonesia dan negara tetangga untuk melakukan perawatan medis.

“Saat ini BP Batam sedang mempersiapkan infrastruktur rumah sakit berupa peralatan yang akan kita impor dari luar negeri. Tenaga medisnya juga akan kami tingkatkan, agar pelayanan yang diberikan untuk masyarakat lebih maksimal,” ujarnya.

Syahril berharap, pencanangan Green Hospital ini mampu menjadi layanan unggulan bagi RSBP Batam dalam mewujudkan KEK Kesehatan di Batam.

Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, mengatakan, tujuan penerapan prinsip ramah lingkungan di rumah sakit ini, antara lain untuk melindungi kesehatan para penghuni gedung dan masyarakat sekitar, serta melaksanakan tindakan pencegahan akibat meningkatnya angka kesakitan dan kematian.

“Selain itu juga ini dilakukan untuk efisiensi penggunaan sumber daya rumah sakit dan berkonstribusi dalam mengendalikan dan mencegah dampak negatif dari perubahan iklim dan pemanasan global,” ujarnya.

Untuk menunjang gerakan Green Hospital tersebut, Afdhalun beserta tim telah menyusun beberapa kampanye. Salah satunya adalah kampanye hemat air pada setiap Hari Jumat.

Pada hari yang sama, para perawat juga diberikan pin “Green Hospital” sebagai pengingat bagi sesama tenaga kesehatan dan pasien.

Berbagai fasilitas juga akan disiapkan guna menunjang gerakan ini, berupa penyediaan area hijau dan taman penyembuhan pasien, menyediakan akses untuk pejalan kaki dan parkir sepeda, menghemat energi listrik dengan penggunaan lampu LED, tidak menggunakan alat kesehatan yang bermerkuri, serta penggunaan cat yang ramah lingkungan. Program ini dikatakan Afdhalun akan berlangsung selama 2-3 tahun ke depan,

“Kami juga tengah bersiap untuk melakukan akreditasi internasional untuk RSBP Batam pada tahun 2022, guna menambah daya saing kita di mata dunia. Akreditasi ini juga akan menjadi penunjang RSBP Batam saat ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan nantinya,” kata Afdhalun.(***)

Next Post

Lampaui Target, Capaian Investasi Batam 2020 Rp22,3 Triliun

Sen Mei 10 , 2021
MAKRO.ID, BATAM – Investasi di Kota Batam tahub 2020 tercatat sebesar Rp22,3 triliun. Capaian itu, melampaui total target Investasi, dari yang semula ditargetkan Rp14,6 triliun atau meningkat 152% dari target 2020. Kepala Biro, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar mengatakan meski terkendala pandemi Covid-19, […]
Kepala Biro, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar

bp-batam

%d blogger menyukai ini: