Polda Kepri Amankan 24 Pelaku Premanisme di Batam

Polda Kepri Amankan 24 Pelaku Premanisme di Batam. (Foto : Humas Polda Kepri)

MAKRO.ID, Batam – Satreskim Polresta Barelang bersama Ditreskimum Polda Kepri berhasil mengamankan 24 pelaku premanisme dan pungli di Batam. Serta 1 orang yang membawa senjata tajam.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan sebelum melakukan penindakan pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada beberapa oknum yang meminta uang jasa parkir melebihi batas.

“Mendapatkan informasi tersebut tim langsung terjun ke TKP yang berada di Pasar Tos 3000 kecamatan Lubuk Baja Kota Batam,” kata Harry didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian dan Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan, Sabtu (12/6/2021).

Di TKP tersebut tim berhasil mengamankan 4 orang yang melakukan pungutan liar terhadap parkir yang melebihi batas tarif parkir dan keempat oknum ini tidak memiliki surat tugas sebagai juru parkir.

BACA : Polri Tindak Tegas Praktek Premanisme

Selanjutnya tim bergerak ke wilayah Pasar tradisional Sei Jodoh, di TKP kedua ini tim berhasil mengamankan 8 orang pemuda yang tanpa dilengkapi Identitas diri dan melakukan pemerasan terhadap pengunjung pasar.

“Pengakuan sementara dari delapan orang ini bahwa telah melakukan pemerasan dan meminta uang kepada masyarakat yang berada di Pasar Sei Jodoh,” katanya.

Kemudian tim bergerak ke TKP ketiga yang berada di pasar Samarinda, Sei Jodoh Kota Batam. Di TKP ini tim mengamankan seorang pemuda berinisial DA yang pada saat itu sedang melakukan keributan dengan masyarakat sekitar dan membawa senjata tajam.

“Tim berhasil mengamankan 13 orang pelaku dan langsung membawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

BACA : Polda Kepri Buka Lowongan CPNS, Cek Syaratnya

Dalam menindak aksi Premanisme ini Sat Reskrim Polresta Barelang juga melakukan penindakan, yaitu pada Jumat tanggal 11 Juni 2021 sekitar jam 22.00 wib, mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya pungutan liar di berbagai tempat parkir yang ada di Kota Batam.

Selanjutnya tim langsung bergerak dan ada delapan TKP lokasi Parkir yang ada di Kota Batam yang didatangi oleh tim dan di lokasi tersebut berhasil diamankan 10 orang oknum yang terbukti melakukan pungutan liar yang tidak sesuai dengan ketentuan dan diluar batas dari jam yang ditentukan.

“Apa yang telah dilakukan oleh Polda Kepri dan Polres jajaran merupakan bentuk respon kami dalam menjawab instruksi dari Bapak Kapolri dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah Provinsi Kepri,” katanya.

BACA :Sejumlah Perwira Menengah Polda Kepri Dimutasi

Barang Bukti yang berhasil diamankan beberapa lembar uang pecahan Rp500,- 1.000,- 2.000,-, 5.000,- dan 10.000,-, uang tunai Rp. 91.000,- dan 1 buah pisau gagang warna merah muda sepanjang 20 cm.

“Terhadap 12 orang yang melakukan aksi Premanisme dan pungli akan terus dilakukan pemeriksaan lanjutan sedangkan 1 orang yang membawa senjata tajam nanti akan dilimpahkan ke Polresta Barelang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sedangkan 10 pelaku yang diamankan oleh Polresta Barelang akan dikenakan Pasal 7 dan pasal 12 ayat 1 Peraturan Daerah Kota Batam nomor 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan Restribusi parkir dengan ancaman kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp50.000.000. (tna)

Next Post

Dua Kawasan Ekonomi Khusus Diresmikan

Sab Jun 12 , 2021
MAKRO.ID, Batam – Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam diresmikan. Pertama adalah KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyerahkan dua Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berlokasi di Batam yang telah ditandatangani oleh Presiden RI Joko Widodo pada […]

bp-batam

%d blogger menyukai ini: