Industri di Batam Segera Terintegrasi PeduliLindungi

Wakil Ketua Koordinator HKI Kepri, Tjaw Hieong

MAKRO.ID, BATAM – Dalam rangka mengendalikan pandemi Covid-19 di dunia industri, Kementerian Perindustrian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5/2021 beberapa waktu lalu. Dalam SE tersebut, diatur mengenai pengintegrasian industri dengan platform online PeduliLindungi. Dengan kata lain, ketika karyawan dari perusahaan industri masuk atau pulang kerja, maka harus melakukan scan barcode.

“Kebijakan tersebut masih dalam tahap sosialisasi di Batam. Kalau di Jawa, sudah diharuskan. Di Batam nanti, akan diwajibkan bagi perusahaan industri yang punya Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI),” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hieong, Kamis (16/9).

Adapun perusahaan yang memiliki IOMKI, maka akan mendapatkan rekomendasi langsung dari Kementerian Perindustrianl, supaya memiliki akses ke PeduliLindungi. Cara kerjanya yakni masing-masing perusahaan akan memasang scan barcode di check point kedatangan dan kepulangan.

Baca Juga : Vaksinasi Terus Gencar Dilakukan

Lalu, setelah itu karyawan yang bekerja melakukan scan barcode dan kemudian menerima hasilnya berupa label warna. “Setelah discan pakai handphone, maka ada empat label di handphone, kalau hijau berarti sudah divaksin, kalau kuning baru sekali divaksin, kalau merah belum divaksin, kalau hitam terkonfirmasi positif,” jelasnya.

Akses lewat PeduliLindungi juga menjamin perushaan mengetahui riwayat vaksinasi dan catatan mengenai hasil rapid test antigen maupun swab PCR. Riwayat sebagai penyintas Covid-19 juga cepat diketahui perusahaan.

“Nnati akan diberlakukan ketika masuk kerja dan pulang. Jadi tinggal akses saja scan barcode yang dipasang. Untuk saat ini, edaran baru dikeluarkan tanggal 30 Agustus kemarin, sehingga saat ini masih disosialisasikan. Tapi kelak mau tidak mau, kita akan melakukannya. Hanya tinggal menunggu waktunya saja, karena di Bali dan Jawa sudah menerapkan itu,” pungkasnya.

Next Post

BP Batam Siapkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang

Kam Sep 16 , 2021
MAKRO.ID, BATAM – Pemerintah Pusat terus menggencarkan upaya pengembangan wisata kesehatan atau medical tourism. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rencana pembentukan Indonesia Health Tourism Board (IHTB) (15/9), untuk mengembangkan wisata medis atau medical tourism nasional. Langkah yang sama dan sejalan, dilakukan Badan Pengusahaan […]
%d blogger menyukai ini: