Pegawai Pemko Batam Diminta Gunakan Pakaian Melayu

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. : FOTO ; HUMAS PEMKO BATAM

MAKRO.ID, BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menginstruksikan penggunaan pakaian Melayu selama lima hari, 20-24 September. Hal itu dalam rangka memeriahkan HUT ke-19 Provinsi Kepri.

Adapun puncak peringatan HUT ke-19 Kepri pada 24 September mendatang. Rudi mengatakan, selama bekerja, pegawai laki-laki menggunakan teluk belanga dan pegawai perempuan baju kurung.

“Baju teluk belanga dan baju kurung merupakan identitas kita sebagai orang Melayu. Mari kita semarakkan hari jadi provinsi yang berselogan Berpancang Amanah Bersauh Marwah ini,” ujar Rudi, Jumat (17/9/2021).

Selain wajib menggunakan baju Melayu, Rudi juga menginstruksikan semua instansi pemerintahan hingga swasta di Kota Batam untuk menghiasi gedung atau kantor masing-masing dengan tema HUT ke-19 Kepri.

“Minimal memasang spanduk, baliho, atau umbul-umbul bertuliskan Selamat HUT ke-19 Provinsi Kepulauan Riau,” kata Rudi.

Untuk tingkat Kota Batam, puncak HUT ke-19 Kepri akan dilakukan upacara dengan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Meski begitu, peringatan HUT ke-19 Kepri akan tetap khidmat.

“Selamat hari jadi Kepri, semoga momen ini menjadi momen berakhirnya pandemi di Kepri,” katanya.(***)

Next Post

BP Batam Kenalkan Peluang Investasi Melalui Webinar

Sab Sep 18 , 2021
MAKRO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan promosi peluang-peluang berinvestasi kepada para calon investor. Salah satunya melalui web seminar (webinar) yang diselenggarakan The Jakarta Post pada Kamis (16/9/2021). Webinar yang mengusung tema “Seizing Growth Momentum: Guide to Best Investment Destinations in Indonesia”, BP Batam menjadi narasumber bersama Staf […]
%d blogger menyukai ini: