Respon Cepat Jasa Raharja, Serahkan Satunan Kurang Dari Dua Hari Pasca Laka Lantas

Respon Cepat Jasa serrahkan santunan kepada korban kecelakaan. (FOTO : Humas Jasa Raharja)

MAKRO.ID, Batam – Badan Usaha Milik Negera (BUMN) PT Jasa Raharja selaku pengelola dana santunan kecelakaan lalu lintas jalan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Dengan mengutamakan pelayanan prima, PT Jasa Raharja selalu siaga dalam merespon kecelakaan yang terjadi, seperti pada kecelakaan dua kendaraan yang terjadi pada sabtu malam lalu (11/9).

PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau telah dilakukan penjaminan biaya perawatan kepada lima korban luka luka dengan jumlah jaminan masing-masing Rp20.000.000/korban.

BACA : Dorong Pemanfaatan Teknologi 5G, Telkomsel Teken Kerjasama dengan Schneider

Sementara untuk satu orang korban meninggal dunia telah dibayarkan santunan sebesar Rp50.000.000 kepada ahli warisnya yang sah dengan cara transfer.

Pelayanan prima ini terus dilakukan oleh PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau yang dibuktikan dengan data sepanjang periode bulan Januari hingga Agustus 2021, yaitu santunan meninggal dunia rata-rata dibayarkan dalam kurun waktu 1,53 hari atau dibawah 2 hari sejak kecelakaan terjadi.

Ditemui di ruangannya, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau, Mulyadi menyampaikan bahwa PT Jasa Raharja Cabang Kepri terus berkomitmen untuk terus selalu memberikan pelayanan terbaik kepada korban kecelakaan lalu lintas.

“Kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan pribadi maupun penumpang kendaran umum untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan, jangan lupa memastikan bahwa kelengkapan berkendara yang digunakan sudah sesuai dengan peraturan yang ada”, tegasnya.

Sebagai gambaran primanya layanan PT Jasa Raharja Cabang Kepri, dalam periode bulan Januari hingga Agustus 2021 telah memberikan santunan kepada korban luka luka sebanyak Rp.4.487.576.735, Santunan Korban Cacat Tetap Rp.27.500.000ndan Santunan kepada Korban Meninggal Dunia sebanyak Rp.4.245.000.000.

BACA : 700 Kecelakaan Kerja Terjadi di Batam Selama 2019-2020

Secara umum terdapat kenaikan santunan yang diberikan yaitu sebesar Rp.38.411.525,- atau sebanyak 0.44% jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama di tahun 2020.

Selain itu, Mulyadi juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat kepulauan riau untuk selalu taat membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ tahunannnya sehubungan dengan masih adanya momen pemutihan berupa pengurangan pokok PKB tahun lewat dan penghapusan denda PKB serta penghapusan denda SWDKLLJ tahun yang sudah lewat (bukan tahun berjalan) yang berlangsung hingga akhir September ini.

Next Post

BP Terus Dorong Ekspor Kota Batam

Jum Sep 17 , 2021
MAKRO.ID, Batam – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam merilis data ekspor dan impor pada periode Bulan Januari-Juli 2021 pada Kamis (2/9/2021) silam. Secara kumulatif (c-to-c), total ekspor Kota Batam meningkat 19,23 persen, yaitu sebesar USD 6,28 miliar pada Bulan Januari-Juli Tahun 2021 dan USD 5,27 miliar pada Bulan Januari-Juli […]
%d blogger menyukai ini: