Industri Negara Pesaing Sudah Mulai Membuka Diri

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng

MAKRO.ID, BATAM – Industri di Batam tetap terpantau stabil, meski nilai ekspor Kepri Juli 2021 mencatatkan kontraksi hingga 7,52 persen dibandingkan Juni 2021. Secara keseluruhan, total nilai ekspor mencapai US$ 1.218,53 juta.

Sementara itu, nilai impor di periode yang sama justru mengalami kenaikan. Kenaikannya sebesar 1,02 persen dibanding Juni lalu. Total nilai impor mencapai US$ 1.107,57 juta.

“Ekspor migas Juli 2021 sebesar US$306,76 juta atau turun 9,48 persen dibanding Juni 2021. Ekspor nonmigas Juli 2021 mencapai US$911,77 juta atau turun 6,84 persen dibanding Juni 2021,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Agus Sudibyo, baru-baru ini.

Nilai impor migas pada Juli 2021 mencapai US$196,32 juta atau naik 15,01 persen dibanding Juni 2021. Nilai impor nonmigas pada Juli 2021 mencapai US$911,25 juta atau turun 1,57 persen dibanding Juni 2021.

Baca Juga : Industri di Batam Segera Terintegrasi PeduliLindungi

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng mengatakan melihat data BPS tersebut, sebenarnya kondisi ekspor-impor masih seimbang.

Cuma hal yang perlu diperhatikan yakni mulai bukanya industri di negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina. “April hingga Juni lalu, Batam memang kebanjiran order, karena sistem company di negara tetangga, tutup karena lockdown. Tapi, sekarang saya dengar sudah mulai buka, karena kasus positif Covid-19 sudah landai,” jelasnya.

Secara keseluruhan, progres ekspor dan impor di Kepri cukup berjalan dengan baik. Namun di sisi lain, untuk memperlancar hal tersebut, birokrasi perizinan yang rumit harus semakin disederhanakan dengan hadirnya Online Single Submission (OSS) versi terbaru.

Next Post

Ardiwinata : Museum Batam Raja Ali Haji Raih Sertifikat Tipe B

Sel Sep 21 , 2021
MAKRO.ID, Batam – Museum Batam Raja Ali Haji meraih sertifikat tipe B dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Sertifikat ini diteken oleh Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Judi Wahjudin. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut antusias atas […]
%d blogger menyukai ini: