Pelabuhan dan Bandara Jadi Sektor Prioritas Rudi

Pelabuhan dan Bandara Jadi Sektor Prioritas Rudi

MAKRO.ID, Batam – Di bawah kepemimpinan Muhammad Rrudi, sinergitas antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam berjalan dengan baik. Program pembangunan Batam kini semakin terencana dengan baik.

Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan tidak akan lelah untuk mengabdikan diri dan menjadikan Batam, sebagai kota yang berdaya saing. Ekonomi Batam harus terus tumbuh lebih baik untuk masyarakat yang sejahtera.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak, ada banyak tugas yang memang harus kami selesaikan,” kata Rudi di Hotel Planet Holiday, Senin (27/9/2021) malam.

BACA : Rudi : Butuh Rp12 Triliun Menyempurnakan Pelabuhan Batuampar

Rudi menyebutkan ada lima prioritas pembangunan yang dikerjakan BP Batam dan Pemko Batam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam. Pihaknya akan terus menggesa agar benar-benar dapat terealisasi.

Prioritas pertama kata dia adalah pengembangan Pelabuhan Batuampar, sebagai pelabuhan bongkar muat terbesar di Batam pihaknya akan menjadikan pelabuhan ini bertaraf internasional.

“Sistemnya dan kapasitasnya akan kita tingkatkan, jadi nanti jam berapa container harus masuk, berapa lama di dalam pelabuhan harus jelas dan pasti,” kata Rudi.

Kemudian, prioritas lainnya adalah revitalisasi Bandara Internasinal Hang Nadim. Pihaknya sudah mejalin kerjasama dengan PT Angkasa Pura 1 (Persero) Wika dan Incheon International Airport Corporation, asal Korea Selatan dalam pengembangan Hang Nadim.

“Kita akan renovasi terminal 1 saat ini, kemudian juga akan kita bangun terminal 2 dengan nilai anggaran sekitar Rp6,5 triliun,” katanya.

BACA : Nilai Ekspor Kota Batam April Capai US$929,02 juta, Terbesar Melalui Pelabuhan Batuampar

Rudi juga merencakan akan menjadikan Bandara Internasional Hang Nadim sebagai Hub Logistic. Karena itu peningkatan gudang kargo juga akan menjadi salah satu prioritas pihaknya.

“Selain itu gedung VVIP Bandara Hang Nadim juga akan kita renovasi,” jelasnya.

Program pembangunan lainnya adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang. Di mana nantinya juga akan terintegrasi dengan sejumlah kawasan pariwisata yang saat ini juga masih dalam tahap pembangunan.

Selanjutnya, peningkatan infrastruktur juga masih menjadi prioritas utama baik itu Pemko Batam ataupun BP Batam. Pembangunannya saat ini juga tidak hanya terpusat di Batam Center saja tapi juga sudah merambah ke Sagulung, Batuaji dan lainnya.

“Dengan adanya PP 41/2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, kita juga akan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada investor dan juga masyarakat,” katanya. (tna)

Next Post

Dua Tahun Kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi

Sel Sep 28 , 2021
MAKRO.ID, BATAM – 27 September 2019 menjadi sebuah sejarah baru dalam tata kelola dan organisasi Badan Pengusahaan Batam. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, didampingi Purwiyanto bersama 4 Anggota Bidang, dilantik oleh Ketua Dewan Kawasan untuk memimpin Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Sektor infrastruktur pun dipilih untuk […]
%d blogger menyukai ini: