Jumat, 20 Sepember 2019 | 03:01 WIB

April, Defisit Neraca Perdagangan Kepri Capai US$188,92 Juta

Makro 16 Mei 2019 Taslimahudin 153



BPS

MAKRO.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Kepri mengalami defisit neraca perdagangan pada April 2019 mencapai US$188,92 Juta.

Nilai ekspor Kepri April 2019 mencapai US$391,66 juta atau turun sebesar 52,97 persen dibanding ekspor Maret 2019. Sedangkan nilai impor mencapai US$580,58 juta atau naik 18,49 persen dibanding impor Maret 2019.

Ekspor migas April 2019 sebesar US$226,58 juta atau turun 46,67 persen dibanding Maret 2019. Ekspor nonmigas April 2019 mencapai US$165,08 juta atau turun 59,54 persen dibanding Maret 2019.

Sedangkan, ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar April 2019 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$20,66 juta, sedangkan secara komulatif Januari-April 2019 mencapai US$333,50 juta, dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 22,92 persen.

Berdasarkan negara, ekspor terbesar masi ke Singapura, mencapai nilai terbesar yaitu US$224,69 juta. Sedangkan secara komulatif Januari-April 2019 mencapai US$1.799,79 juta dengan kontribusinyamencapai 60,04 persen.

Nilai ekspor Kepri Januari-April 2019 terbesar melalui Pelabuhan Tarempa US$1.004,01 juta, diikuti Pelabuhan Batu Ampar US$576,47 juta, Pelabuhan Belakang Padang US$ 455,22 juta; Pelabuhan Sekupang US$336,99 juta, dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$314,32 juta. 

Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor Januari-April 2019 sebesar 89,63 persen.


Impor Kepri

Sementara, nilai impor migas pada bulan April 2019 mencapai US$98,96 juta atau naik 4,77 persen dibanding Maret 2019. Nilai impor nonmigas pada bulan April 2019 mencapai US$481,62 juta atau naik 21,77 persen dibanding Maret 2019.

Selama Januari-April 2019 impor nonmigas terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (85) dengan nilai US$508,84 juta atau 26,50 persen dari total impor nonmigas.

Negara pemasok barang impor terbesar pada bulan JanuariApril 2019 ditempati oleh Singapura dengan nilai US$809,53 juta dengan kontribusi 35,15 persen.

Pelabuhan bongkar barang impor terbesar selama bulan Januari-April 2019 adalah Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai impor sebesar US$1.230,16 juta, disusul Pelabuhan Sekupang dengan nilai impor sebesar US$386,01 juta, dengan kontribusi keduanya mencapai 70,17 persen dari total impor. (IMR)

 

Editor : Taslimahudin




Top