Jumat, 20 Sepember 2019 | 03:04 WIB

BP Batam Optimistis Target Investasi Tercapai

Pertumbuhan Ekonomi 12 Agustus 2018 Taslimahudin 155



Sosialisasi keamanan investasi

Makro.id - Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo optimistis target invenstasi sekitar USD759 juta pada tahun ini bisa tercapai. Berbagai upaya dan terobosan terus dilakukan untuk menarik investor asing masuk ke Batam. 

"Kita akan terus berusaha untuk meningkatkan investasi masuk ke Batam. BP Batam masih optimistis investasi bisa tercapai target," kata Lukita, Minggu (12/8/2018).

Ia mencatat nilai realisasi izin usaha penanam modal asing (PMA) pada semester I tahun 2018 di Batam sekitar USD124,820,981. Sedangkan untuk rencana investasi pendaftaran penanaman modal BP Batam mencatat total USD391,835,300. 

Menurutnya, disisa waktu sampai akhir tahun ini tentu pihaknya akan terus berusaha untuk meyakinkankan para investor untuk berinvestasi di Batam. Kemudian juga berharap para pengusaha yang sudah ada di Batam bisa ekspansi usahanya.

Mantan Sesmenko Perekonomian itu mengakui masih banyak persoalan yang menghambat investasi, diantaranya seperti lahan. Tapi, ditegaskanya pihaknya akan mendorong bagi investor-investor baru bisa masuk ke dalam Kawasan Industri. 

Selain itu juga secara bertahap BP Batam akan terus menyelesakan persoalan lahan-lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal tapi sudah dialokasikan kepada masyarakat. Sebagaimana diketahui permasalahan lahan tidur sampai saat ini belum tuntas secara keseluruhan.

"Tapi, intinya kami siap memberikan layanan terbaik kepada para investor," katanya.

Lukita menjelaskan BP Batam bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah menjalin kerjasama dengan Polri. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjami keamana dalam berinvestasi dan dunia usaha.

"Kerjasama ini juga untuk mendukung program pemerintah daam meningkatkan investasi," ujarnya.

Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan pedoman kerja ini merupakan guidelines bagi kedua instansi. Supaya dapat saling membantu guna menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia.

Pedoman kerja itu merupakan tindak lanjut atas penandatanganan Nota Kesepahaman antara BKPM dengan Polri pada tahun-tahun sebelumnya.

 Melalui kerja sama ini, BKPM, Polri, Pemprov dan Polda Kepri dapat mengidentifikasi permasalahan dan kendala gangguan keamanan yang dihadapi investor.

"Serta saling bekerjasama dalam menyelesaikan masalah yang timbul. Dengan demikian kita berharap investor bisa semakin nyaman," katanya.

(imr)

Editor : Taslimahudin
 




Top