Rabu, 30 September 2020 | 03:53 WIB

BP Batam Tidak Akan Memberikan Bantuan Hukum kepada Oknum Pemalsu Dokumen

Nusantara 01 Agustus 2020 Taslimahudin 141



Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar

MAKRO.ID, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) memastikan tak akan memberikan bantuan hukum terhadap pegawainya yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Polda Kepri.

Sebagaimana diketahui ada oknum pegawai BP Batam yang diamnakan Kepolisian dalam OTT Pemalsuan Faktur Uang Wajib Tahunan (UWT) senilai Rp2,8 miliar.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan dalam proses pelayanan dokumen lahan, Faktur UWT diterbitkan secara online dan hanya bisa dilihat atau diakses oleh masyarakat atau pemohon.

"Kami tegaskan bahwa BP Batam tidak akan memberikan bantuan hukum kepada oknum yang telah memalsukan faktur UWT," kata Dendi.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dan hendaknya selalu waspada dengan praktek penipuan, pencaloan, dan hal-hal lainnya yang akan merugikan di kemudian hari.




Top