Jumat, 23 Agustus 2019 | 08:28 WIB

Cegah Korupsi, Ini yang Dilakukan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Batam 

Industri 26 Juli 2019 Taslimahudin 19


Direktur BUBU Hang Nadim Batam, Kepala Badan Pengelola Pelabuhan Batam bersama KSOP Khusus Batam memperlihatkan berkas yang mereka tandatangani dalam pencangan zona. Foto: Dok Humas BP Batam

Direktur BUBU Hang Nadim Batam, Kepala Badan Pengelola Pelabuhan Batam bersama KSOP Khusus Batam memperlihatkan berkas yang mereka tandatangani dalam pencangan zona. Foto: Dok Humas BP Batam


MAKRO.ID, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui BUBU Hang Nadim Batam dan Badan Pengelola Pelabuhan Batam bersama KSOP Khusus Batam, melakukan penandatanganan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Serta menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Bandar Udara International Hang Nadim Batam dan Pelabuhan Sekupang Batam. Penandatanganan dilakukan dilaksanakan di Balairungsari lantai 3 kantor BP Batam, Kamis (25/7/2019). 

“Ini kegiatan yang diharapkan memajukan Batam kedepan," kata Deputi bidang Administrasi dan Umum, Sigit Purwiyanto, di sela kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas.

Menurutnya, ada beberapa hal yang dilakukan BP Batam untuk menjadi pengingat dan pengacu berkarya secara professional, lebih bersih lebih terintegritas.

Hingga kedepannya menciptakan suatu wilayah yang maju. Kata dia, kegiatan itu merupakan bagian dari kesungguhan BP Batam dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi. 

“Harapannya misi membangun Batam bisa tercapai lebih cepat dengan secara bertahap merubah paradigma lama kepada arah yang lebih positif di masa depan," jelasnya.

Pihaknya terus berupaya melaksanakan terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang baik. 

Kata Sigit, berbagai hal telah BP Batam laksanakan. Seperti perekrutan SDM secara terbuka dan melalui tes, promosi dan mutasi pejabat melalui asessesment dan melaksanakan pengembangna SDM dengan melanjutkan program belajar.

"Kemudian bagi pejabat BP diwajibkan menyerahkan LHKPN, juga hal-hal pelayanan berbasis IT yang kita miliki seperti di mal pelayanan publik adalah untuk meminimalisir perbuatan yang tidak dianjurkan antara konsumen dan pemberi layananan,” terangnya.

Kepala KSOP Khusus Batam, Barlet Silalahi, antusias atas pelaksanaan pencanangan pembangunan zona integritas yang melibatkan pihaknya.

Ia pun mengimbau agar seluruh elemen baik intansi pemerintah dan otoritas terkait maupun masyarakat memberikan dukungan dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang baik sehingga tidak terjadi penyimpangan. 
    
“Mungkin ada yang melihat hal-hal yang tidak pas atau mungkin ada informasi, tolong diteruskan ke kami," pintanya.

Selain itu, ia berharap agar hal tersebut disosialisasikan kepada pengguna jasa agar tidak memulai berbuat hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dan kita harus saling mendukung, saling keterkaitan sehingga apa yang diharapkan itu bisa tercapai dengan baik,” ujarnya. 

Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso, menyampaikan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan zona integritas di kawasan Bandara.

Hal itu menurutnya akan meamberikan jaminan pelayanan yang baik dan dua arah. 

“Kami sangat berkomitmen dan apabila hal-hal perlu kami benahi kami siap membenahi demi terwujudnya pelayanan yang bersih, baik dan tentunya untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan di wilayah Bandar Udara Hang Nadim Batam,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, seluruh otoritas terkait yang berada di kawasan Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Sekupang membacakan deklarasi komitmen bersama pembangunan zona integritas.(SAR)

Eeditor: Taslimahudin




Top