Rabu, 30 September 2020 | 03:55 WIB

Golkar Kepri Kurban 11 Sapi dan 10 Kambing

Nusantara 31 Juli 2020 Taslimahudin 144



Golkar Kepri Kurban 11 Sapi dan 10 Kambing

MAKRO.ID, BATAM - DPD I Partai Golkar Provinsi Kepri berkurban 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing di Kantor DPD II Golkar Kota Batam, Sabtu (1/8/2020). Kegiatan dengan membagikan 3.000 kupon tersebut sebagai aksi nyata kepedulian kepada sesama dan lebih mendekatkan partai berlambang beringin dengan masyarakat.

Program Golkar Kepri Berkurban itu dihadiri Anggota DPR RI dari Kepri sekaligus Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kepri Ansar Ahmad, Ketua Golkar Kepri Akhmad Ma'ruf Maulana, Sekretaris Rizki Faisal, Ketua Panitia Al Ichsan dan Sekretaris Panitia Muhammad Noer serta lainnya.

Ketua DPD I Golkar Kepri Akhmad Ma'ruf Maulana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program tahunan sebagai wujud rasa kepedulian kepada masyarakat. Tahun ini, katanya, Program Golkar Berkurban menyembelih 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing.

"Kegiatan ini akan diselenggarkan setiap tahun. Ada 3.000 kupon yang kami sebar untuk puluhan panti asuhan, kawan-kawan wartawan dan masyarakat umum. Dan alahmadulillah semuanya berjalan lancar dan tertib," katanya usai meninjau pembagian kupon.

Dewan Pertimbangan Golkar Kepri Ansar Ahmad mengatakan, kegiatan yang terus dilakukan oleh Partai Golkar akan mendapatkan tempat di hati masyarakat luas. Menurut dia, pimpinan partai diwajibkan dapat membantu dan menolong masyarakat dengan sebaik-baiknya.

"Dan mohon doa agar semua calon kepala daerah yang diusung oleh Golkar nanti baik di provinsi dan kabupaten/kota mendapatkan pertolongan dari Allah SWT untuk menang," ujarnya.

Mantan Bupati Bintan menambahkan, pelaksanaan kurban tersebut juga membangun kedekatan secara vertikal dengan sang pencipta dan menjalin hubungan horizontal sesama manusia.

"Saya juga sangat apresiasi kepada Golkar Kepri dan Golkar Batam yang dapat berkurban di saat pandemi Covid-19. Tapi juga harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," katanya.




Top