Jumat, 20 Sepember 2019 | 03:01 WIB

Kelistrikan Batam – Bintan Berangsur Normal

Ragam 11 September 2019 Taslimahudin 142



Spare parta dan tools untuk perbaikan GT Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU), bright PLN Batam di Tanjung Uncang telah tiba di Batam. Foto : Humas Bright PLN Batam

MAKRO.ID, BATAM - Kelistrikan Batam - Bintan yang disuplai pembangkit miliki bright PLN Batam berangsur normal. Spare parta dan tools untuk perbaikan GT Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU), bright PLN Batam di Tanjung Uncang telah tiba.

"Demikian juga tenaga ahli dari Siemen juga telah tiba di Batam," kata Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya, Selasa (10/9/2019).

Dijelaskannya proses pengiriman dan perjalanan komponen mesin pembangkit ini cukup panjang. Spare part di produksi di Swedia tempat Mesin tersebut diproduksi. 

kemudian dikirim ke Jakarta terlebih dahulu untuk menyelesaikan administrasi, setelah menyelesaikan proses administrasi di Jakarta barulah komponen tersebut dikirim ke Batam. 

"Oleh karena itu baru dapat kita terima hari ini,” jelasnya.

Selanjutnya perbaikan GT yang mengalami kerusakan segera dimulai, kalau semuanya berjalan lancar perbaikan membutuhkan waktu 2 - 3 minggu dan 1 minggu untuk pengujian. 

Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangkit tersebut dapat diperbaiki secepatnya sehingga dapat segera beroperasi lagi untuk menambah atau memperkuat data listrik di sistem kelistrikan Batam – Batam.

“Mengingat kondisi cuaca di wilayah Batam yang begitu panas belakangan ini serta perbandingan daya mampu pembangkit yang ada dengan beban puncak penggunaan listrik yang hampir sama," kata Denny.

Karena itu pihaknya berharap bantuan kepada masyarakat untuk melakukan penghematan listrik terutama pada beban pucak. Setidaknya hingga perbaikan mesin dirampungkan.


IMR 

Editor : Taslimahudin
 




Top