Jumat, 15 November 2019 | 00:32 WIB

Percepat Pelayanan, Ini Inovasi Dari Para Pegawai BP Batam

Ragam 29 Oktober 2019 Taslimahudin 140



Direktur Lahan BP Batam, Imam Bahroni menerima piagam dan tropi. Kantor Pengelolaan Lahan meraih juara satu dalam kompetisi gagasan/ide kreatif tahun 2019 dengan judul proposal MakipeH (Mekanisme, Alur dan Komponen Izin Peralihan Hak) dalam kompetisi Gag

MAKRO.ID, BATAM - Kantor Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan (BP) Batam meraih juara satu dalam kompetisi gagasan/ide kreatif tahun 2019 dengan judul proposal MakipeH (Mekanisme, Alur dan Komponen Izin Peralihan Hak) dalam kompetisi Gagasan/Ide Kreatif BP Batam.

Juara kedua diraih oleh Biro Perencanaan Teknik dengan proposal Meningkatkan Pelayanan Perizinan Fatwa Planologi dan Menjaring Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Batam, dan RSBP Batam dengan proposal SIPENWAKO NOBA (Si Pengingat Waktu Kontrol dan Minum Obat) sebagai juara tiga. 

Dari rilis yang diterima MAKRO.ID, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalisa, mengatakan, inovasi merupakan suatu upaya dalam menjawab tantangan dengan cara sistematis.

Kata dia inovasi dapat menyempuranakan gagasan yang telah ada sebelumnya atau mencipkatan gagasan yang baru.

Hal ini dapat menjadi sebuah triger bagi para pemimpin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya. 

“Pemimpin juga harus maju membangun sens of  urgency dan inovasi dalam pelayanan publik," katanya. 

Karena lanjutnya dibutuhkan kemampuan pemimpin dalam mengidentifikasi visi misi organisasi yang diinginkan di masa depan..

Dosen Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) salah satu juri dalam kompetisi tersebut, Yustinus Farid Setyobudi, mengatakan, dari rangkaian yang telah dilakukan banyak sekali gagasan/ide brilian dari pegawai BP Batam.

Kata dia, ada enam belas proposal yang lolos seleksi administrasi. Setelah melalui proses seleksi, presentasi dan wawancara ada tiga pemenang terbaik dalam Gagasan/Ide Inovasi ini. 

Kompetisi Gagasan/Ide bertujuan untuk meningkatkan pelayanan BP Batam kepada masyarakat secara cepat dan transparan.

Kegiatan ini diikuti oleh dua belas unit kerja di lingkungan BP Batam. Penjurian dilakukan oleh profesional, yaitu Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik, Muhammad Imanuddin, Direktur Eksekutif The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), Rohman Budijanto, serta Dosen Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Yustinus Farid Setyobudi.

Adapun proposal yang sesuai kriteria dalam gagasan inovasi pelayanan publik ada lima. Yakni Kebaruan (Keunikan gagasan, pendekatan baru, modifikasi inovasi yang ada), Efektif (Capaian nyata dan solutif), Bermanfaat (Menyelesaikan masalah publik), Dapat ditransfer (Inovasi dapat di replikasi oleh UPP Lain), dan Berkelanjutan (dukungan keberlangsungan inovasi).(*/SIR)




Top