Jumat, 23 Agustus 2019 | 08:26 WIB

PLN Batam Lakukan Perbaikan Infrastruktur Pembangkit

Industri 16 Juli 2019 Taslimahudin 4


PTU Tanjungkasam Foto/dok PLN Batam

PTU Tanjungkasam Foto/dok PLN Batam


MAKRO.ID, BATAM - Kelistrikan di Batam kembali mengalami pengurasangan pasokan akibat h terjadi gangguan pembangkit IPP (Independent Power Producer) PLTU Tanjungkasam Unit 1. Gangguan tersebut menyebabkan padam di beberapa wilayah di Batam dan setelah gangguan tersebut terjadi Tim teknis melakukan investigasi penyebab gangguan dan tingkat kerusakan pembangkit. 

Direktur Operasi bright PLN Batam, Awaluddin Hafid mengatakan gangguan pembangkit terjadi sejak Senin (15/7). Sesuai dengan hasil pengecekan tim teknis PLTU maka dibutuhkan waktu perbaikan 4 (empat) hari dimulai dari tanggal 16 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019. 

"Akibat gangguan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Batam – Bintan mengalami penurunan pasokan listrik dengan estimasi defisit maksimal sebesar 15 % dari beban puncak (470 MW) selama masa perbaikan PLTU Tanjung Kasam Unit 1," kata Awaluddin dalam siaran pers Bright PLN Batam.

Informasi wilayah-wilayah yang terkena pemadaman bergilir, kami informasikan melalui contact centre bright PLN Batam 123 dari Telpon rumah atau 0778 123 dari HP dan dapat juga dilihat pada website www.plnbatam.com pada menu informasi pemadaman serta laman media sosial bright PLN Batam (facebook dan Instagram).

Untuk mengurangi dampak terjadinya pemadaman, kami menghimbau para pelanggan dapat melakukan penghematan penggunaan tenaga listrik selama dilakukannya perbaikan, misalnya dengan mematikan lampu, dan alat-alat elektronik apabila tidak dipergunakan dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas terjadinya gangguan ini.

"PT PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan kelistrikan yang terbaik bagi masyarakat," katanya.

 

(IMR)

Editor : Taslimahudin




Top