Jumat, 23 Agustus 2019 | 08:29 WIB

Wings Air akan Datangkan Pesawat Baru

Industri 29 April 2019 Taslimahudin 9


wings air

wings air


MAKRO.ID – Wings Air member of Lion Air Group akan menerima pesawat baru tipe ATR 72-600 yang direncanakan langsung diterbangkan dari pusat perakitan pesawat ATR (Aerei da Trasporto Regionale atau Avions de Transport Régional) Aircraft, Toulouse Blagnac, Perancis (TLS). Pesawat ini bakal menjadi armada ke-65 Wings Air dan ke-80 yang diterima Lion Air Group untuk jenis yang sama.

Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pesawat ATR 72-600 telah dicat bercorak khusus (special livery 80th) akan dikirimkan pada tahun ini, saat ini masih dilakukan beberapa persiapan termasuk dokumentasi. 

"Dengan demikian, nantinya melengkapi kekuatan jajaran armada yang saat ini dioperasikan oleh Wings Air, yaitu 45 ATR 72-600 dan 19 ATR 72-500," kata Danang, Senin (29/4/2019).

Wings Air menurutnya sangat bangga bakal menerima armada terbaru. Kedatangan PK-WJQ mendatang merupakan bagian komitmen perusahaan menyediakan pelayanan terbaik dan menambahkan tingkat kenyamanan travelers, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan (safety first).

Kehadiran pesawat baru ini diharapkan akan lebih menjadikan pengalaman perjalanan wisatawan dan pebisnis senantiasa berkesan, karena bisa bepergian menggunakan ATR 72-500 atau ATR 72-600, pesawat turboprop asal Perancis yang berkapasitas 72 penumpang dalam kelas ekonomi.
 
"Fitur kenyamanan dari pesawat ini lebih menawarkan sensasi di setiap perjalanan antara lain pintu untuk penumpang hanya satu diletakkan di bagian belakang pesawat sebelah kiri dan pintu kargo terletak di depan sebelah kiri," katanya.

Dari sisi teknologi, ATR 72-600 dibekali interior yang dirancang lebih futuristik, sehingga dinilai bisa meningkatkan layanan terbaik. Beberapa keuntungan diantaranya travelers serasa menikmati jet pribadi karena konfigurasi kursi mempunyai tata letak 2-2, dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja lebih leluasa atau hanya sekadar menikmati pemandangan memukau dari ketinggian, daya tarik bahwa pesawat mampu terbang dengan rendah.

ATR 72-600 dikenal sebagai pesawat baling-baling (propeller) modern dan canggih di kelasnya, antara lain menggunakan teknologi avionik terbaru serta fitur "synthetics runway visions" yaitu sistem yang mampu memberikan bantuan visualisasi runway saat mendarat. Selain itu memberikan keuntungan karena ramah lingkungan (emisi rendah), bahan bakar lebih hemat dengan efisiensi biaya perawatan.
 

Dannang menjelaskan Wings Air saat ini hanya mengoperasikan satu tipe ATR 72-500/ 600. Pesawat ini berfungsi untuk operasional waktu tempuh hanya berkisar 60 menit atau melayani penerbangan point to point pada rute jarak dekat, sehingga memberikan alternatif terbaru dalam melakukan perjalanan antardestinasi yang lebih cepat, efektif serta mempersingkat waktu tempuh.

"Wings Air dengan ATR 72 berperan sebagai feeder (penghubung) penumpang dan distribusi barang dari bandar udara setingkat kecamatan/ kabupaten khususnya setingkat kabupaten," ujarnya.

Ia juga mengatakan ATR-72 600 didesain mampu lepas landas dan mendarat di panjang landas pacu (runway) kurang dari 1.600 meter. Wings Air telah menawarkan kemudahan perjalanan melalui layanan jaringan penerbangan yang saling terhubung (connecting flight) dengan Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air member of Lion Air Group.

Pengoperasian pesawat jenis ATR diharapkan akan menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) untuk plesiran ke berbagai tujuan wisata serta pusat pertumbuhan bisnis baru. Wings Air optimis, semakin mudah menghantarkan momen era kekinian (millennials traveling) ke destinasi impian.

"Memasuki 16 tahun masa operasional, Wings Air telah terbang ke 120 destinasi dalam dan luar negeri. Khusus rute regional, sudah melayani ke Kuching, di Malaysia. Wings Air terbang mencapai lebih dari 350 frekuensi penerbangan perhari," sambungnya.
 
Agar perjalanan lebih maksimal, Wings Air menyediakan konsep tren perjalanan udara simpel, yang disesuaikan kebutuhan travelers, nilai lebih ekonomis serta terjangkau. Misalnya, apabila akan membawa bagasi saat bepergian maka dapat membeli bagasi. Jika berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Untuk mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal, bagi travelers yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pembelian bagasi dengan harga lebih hemat bisa dilakukan pada saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

"Setiap travelers (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin," tutupnya. (IMR)


Editor : Taslimahudin




Top